Join Membership

Pacu Jalur Resmi Masuk 110 Event Unggulan KEN 2025, Bukti Diplomasi Budaya untuk Ekonomi Rakyat

Pada Rabu pagi, 9 Juli 2025, Hendry Munief menghadiri rapat kerja bersama Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif dengan satu tujuan yang jelas: membawa suara Riau ke pusat pengambilan kebijakan nasional jejak-1-tahun.

Dalam forum tersebut, beliau menegaskan bahwa Pacu Jalur bukan sekadar agenda budaya tahunan, melainkan instrumen strategis pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, momentum viralnya Pacu Jalur adalah sinyal kuat bahwa budaya lokal memiliki kekuatan sebagai soft power diplomacy yang mampu mengangkat citra bangsa sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.

Perjuangan tersebut membuahkan hasil. Pacu Jalur 2025 resmi masuk ke dalam daftar 110 Event Unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) jejak-1-tahun. Bagi Hendry Munief, pencapaian ini bukan hanya kemenangan simbolik, tetapi bukti bahwa negara mulai menempatkan tradisi lokal sebagai bagian dari strategi nasional pengembangan pariwisata.

Masuknya Pacu Jalur ke dalam KEN membawa dampak nyata bagi masyarakat. Lonjakan transaksi UMKM, peningkatan okupansi penginapan, serta pergerakan ekonomi lokal di Kuantan Singingi menjadi bukti bahwa ketika budaya diberi panggung yang layak, ekonomi rakyat ikut tumbuh jejak-1-tahun.

Hendry Munief juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur dan sinergi pusat-daerah agar manfaat ekonomi dari event budaya dapat dirasakan secara berkelanjutan jejak-1-tahun. Menurutnya, pembangunan tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus berlanjut pada kebijakan konkret yang memperkuat UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

“Budaya bukan sekadar tontonan. Ia adalah identitas, kekuatan diplomasi, dan sumber kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Hendry Munief menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada ekonomi kerakyatan dan penguatan potensi daerah di tingkat nasional.